728x90 AdSpace

  • Latest News

    Powered by Blogger.

    Random Post

    Tuesday, January 23, 2018

    PKH Non-Tunai Sasar Keluarga Miskin di Perbatasan Indonesia- Malaysia

    TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Presiden Joko Widodo menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) nontunai di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (6/10/2017).

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan agar dana bantuan sosial tidak digunakan untuk keperluan diluar pendidikan dan kesehatan.

    "Kalau ketahuan langsung akan dicabut. Pokoknya jangan untuk beli pulsa dan rokok," tuturnya.

    Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden Joko Widodo bidang Komunikasi Johan Budi.

    Sementara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memastikan keluarga miskin di wilayah perbatasan RI - Malaysia juga menikmati bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) nontunai.

    "Tidak melulu perkotaan, wilayah perbatasan juga menjadi prioritas Kementerian Sosial," ungkap Khofifah di sela penyerahan bantuan sosial nontunai di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

    Di Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Negara Bagian Sabah dan Serawak Malaysia ini, kata Khofifah, Kementerian Sosial menggelontorkan bantuan sosial senilai lebih dari Rp 48,2 miliar.

    Khusus PKH Non-Tunai sejumlah Rp 15,9 miliar yang diperuntukkan bagi 8.455 keluarga.

    PKH Non Tunai tersebut menjangkau seluruh kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara yakni Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Tana Tidung.

    Jumlah penerima manfaat terbesar berada di Kabupaten Nunukan sebanyak 2.904 keluarga.

    Khofifah mengungkapkan, penyaluran secara nontunai di wilayah perbatasan RI - Malaysia ini adalah penegasan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Republik Indonesia.

    "Semangat membangun Indonesia dari pinggiran kita wujudkan juga dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program-program strategis. Tidak lain untuk mewujudkan indonesia sentris," imbuhnya.

    Khofifah menerangkan, pemerataan jangkauan bansos non tunai hingga wilayah perbatasan adalah bagian dari strategi nasional keuangan inklusif. Kartu Keluarga Sejahtera adalah kunci bagi masyarakat di wilayah perbatasan memiliki akses dan menikmati fasilitas jasa keuangan yang di berikan oleh perbankan.

    "Selain diajarkan untuk menabung, secara tidak langsung masyarakat miskin terhindar dari bank plecit atau rentenir. Mereka pun bisa mengakses permodalan guna keperluan usaha," imbuhnya. (*)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: PKH Non-Tunai Sasar Keluarga Miskin di Perbatasan Indonesia- Malaysia Rating: 5 Reviewed By: Jazari Abdul Hamid

    Popular Posts

    Scroll to Top